Jumat, 04 Februari 2011

Cerita tentang Saya dan Earphone

Sekarang saya lebih sering menggunakan earphone. Alasannya adalah, selain saya suka mendengarkan lagu Korea akhir-akhir ini (walaupun sebenarnya saya tidak mengerti artinya), saya adalah orang yang mudah melamun. Katakanlah ketika saya sedang menyetir sepeda dan pergi ke suatu tempat, maka imajinasi saya mulai muncul. Tentang apa saja. Ini berbahaya bukan, berimajinasi di saat sedang menyetir sepeda. Tapi entahlah, saya masih bisa awas di jalanan.

Lain lagi ketika saya sedang tidak menyetir sepeda, entah itu di rumah sakit atau di kelas dan tidak ada kegiatan sama sekali, saya hanya duduk malas. Teman-teman sering menegur saya karena melamun. Bagaimana mereka bisa tahu kalau saya melamun? Entah, mungkinkah bisa terbaca hanya dari pandangan mata? Setelah ditegur, saya selalu kesal pada diri saya: kenapa sesering ini…

Suatu ketika, saya sampai pada puncak kekesalan saya ketika mengendarai sepeda ke arah terminal. Saya ditegur oleh seseorang sambil melambaikan tangan karena mengendarai sepeda hampir ke arah tol. Awalnya kaget, saya pun menghentikan sepeda dan seperti terjaga dari tidur, saya beristighfar dan lagi-lagi bertanya: kenapa sesering ini…

Akhirnya, saya mencoba benda ini untuk menghindari melamun terlalu berlebihan: earphone. Tidak ada rekomendasi dari siapa-siapa mengenai hal ini, hanya saja saya mencoba untuk berkonsentrasi dengan mendengarkan lagu agar tidak lagi melamun. Semacam music therapy. Dan sekarang, saya selalu melakukannya dan menjadi semacam suatu kebiasaan. Lama-lama saya menginginkan sebuah headphone. Hihihi… :p

2 komentar:

  1. terimaksih sudah meinggalkan jejak di laman saya. bila berkenan, silakan singgah lagi :)

    BalasHapus

silahkan komen yaa...jangan lupa kasih alamat blog kamu, nanti aku balik kunjungi ^_^
thanks!